“People see rock and roll as, as youth culture, and when youth culture becomes monopolised by big business, what are the youth to do? Do you, do you have any idea?
I think we should destroy the bogus capitalist process that is destroying youth culture”
Cuplikan kalimat di atas adalah sebuah monolog di bagian awal lagu The Radio Dept yang berjudulkan “Heaven’s On Fire”.Sebuah kalimat yang berisi ajakan untuk tetap berkarya di masa muda menurut saya. Berkarya menghasilkan sesuatu yang unik,beda,tak melanggar aturan(rock) walaupun kadang kurang terkonsep (roll). Bertahan di iklim penuh monopoli bisnis memang susah. Konsep “rock and roll” sebagai youth culture adalah melakukan dan menghasilkan yang kita suka.Inilah yang membedakan keduanya,monopoli bisnis selalu mengikuti pasar,sedangkan sebuah karya youth culture akan menciptakan pasar dan medianya sendiri. Maka terciptalah dukungan terhadap komunitas dalam konteks youth culture.Hasilnya akan tercipta regenerasi dan muncul beragam jenis youth culture.
Ah nulis apa saya ini.Yang penting tetap muda tetap berkarya

